Saturday, 07 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Pertumbuhan Nonfarm Payrolls akan melambat pada bulan April
Friday, 2 May 2025 12:52 WIB | ECONOMY |

Pertumbuhan Nonfarm Payrolls akan melambat pada bulan April karena para pedagang mengukur dampak tarif pada perekrutan
Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) Amerika Serikat (AS) akan menerbitkan data Nonfarm Payrolls (NFP) berdampak tinggi untuk bulan April pada hari Jumat pukul 12:30 GMT.

Laporan ketenagakerjaan bulan April akan sangat penting untuk menegaskan penurunan suku bunga Federal Reserve (Fed) pada bulan Juni di tengah prospek kesepakatan perdagangan AS dengan mitra dagang utamanya di Asia dan kontraksi ekonomi AS yang tidak terduga pada kuartal pertama tahun ini. Oleh karena itu, data tersebut dapat memiliki pengaruh yang kuat pada kinerja Dolar AS (USD) dalam waktu dekat.

Dalam wawancara NewsNation Town Hall pada hari Kamis dini hari, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia memiliki "potensi" kesepakatan perdagangan dengan India, Korea Selatan, dan Jepang dan bahwa ada peluang yang sangat bagus untuk mencapai kesepakatan dengan Tiongkok.
Para ekonom memperkirakan Nonfarm Payrolls akan menunjukkan kenaikan 130.000 pekerjaan pada bulan April setelah mencatat angka 228.000 yang luar biasa pada bulan Maret. Tingkat Pengangguran (UE) ditetapkan tetap pada 4,2% selama periode yang sama.

Sementara itu, Penghasilan Rata-rata Per Jam (AHE), ukuran inflasi upah yang diawasi ketat, diperkirakan akan naik sebesar 3,9% tahun ke tahun (YoY) pada bulan April, menyusul kenaikan sebesar 3,8% pada bulan Maret.

Meninjau laporan ketenagakerjaan bulan April, analis TD Securities mengatakan: "Pertumbuhan pekerjaan kemungkinan tidak menunjukkan tanda-tanda material penurunan pada bulan April meskipun ada momok tarif tinggi yang berdampak pada kondisi ekonomi. Memang, kami memperkirakan penggajian akan melambat mendekati kondisi stabilnya setelah lonjakan signifikan pada bulan Maret."

"Tingkat UE diperkirakan tidak berubah pada 4,2%, sementara pertumbuhan upah kemungkinan kehilangan momentum, mencatat kenaikan 0,2% bulan ke bulan (MoM)," mereka menambahkan.(cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS